- Back to Home »
- KEKUATAN SUGESTI !
Posted by : hernawatina7@gmail.com
Senin, 02 Februari 2015
KEKUATAN
SUGESTI PIKIRAN!
Pernahkan anda mengenal sugesti? atau
kita malah sudah termakan oleh kekuatan sugesti, saran atau kata-kata yang di
terima oleh indra telinga dan serta merta dilakukan dan diikuti oleh seseorang
itu di namakan sugesti.
Kekuatan sugesti ini sudah di kenal sejak jaman
manusia lahir, ada dua jenis sugesti yaitu positif dan negatif lalu kenapa
manusia bisa di pengaruhi oleh sebuah sugesti sedangkan sugesti tidak lebih
dari sebuah kata-kata, atau bunyi dan suara.
Untuk memudahkan pengertian anda tentang sugesti marilah kita berpikir dan lepaskan pengetahuan intelek anda yang akan menghambat pengetahuan kita tentang masalah sugesti.
Pikiran manusia dibagi menjadi
dua bagian yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar,
pikiran sadar adalah pikiran dimana kita sedang beraktivitas atau sedang
dalam kesadaran penuh seperti menyetir mobil, membaca buku, mengerjakan tugas
kantor dan lain-lain.
Sedangkan
pikiran bawah sadar di ibarakan dalam computer sama seperti software segala
mekanisme dalam computer tersimpan dalam alat tersebut.
Begitu juga dengan pikiran bawah sadar adalah
tempat menyimpan segala kesan, pesan yang di timbulkan dari dalam pikiran atau
luar pikiran.
Pikiran bawah sadar memiliki kekuatan 70% di bandingkan dengan pikiran sadar yang hanya memiliki kekuatan 30% hal ini sudah dilakukan penelitian oleh seorang Prof dr Kelvan vinath Mtk, seorang pakar ilmu psikologi asal India utara.
Jadi sesungguhnya pikiran bawah sadar merupakan gudang ingatan, pesan dan memory tidak pernah penuh walau di isi setiap hari.
Satu
contoh betapaun anda belajar mengejar ilmu sampai S5 sekalipun masih ada ruang
dalam pikiran bawah sadar anda untuk menampung segala pelajaran yang anda serap
di bangku kuliah tersebut.
Sugesti yang kita terima sebenarnya tersimpan
rapi dalam pikiran bawah sadar suatu saat apabila dibutuhkan oleh pikiran sadar
maka akan di munculkan dan bereaksi ke tubuh menjadi sebuah kenyataan.
Contoh sederhana adalah kita sering sekali
mendengar atau membaca penyakit tentang masuk angin, padahal kalau kita
berpikir secara rasio dalam ilmu kedokteran modern tidak ada penyakit masuk
angin, dan lebih dalam lagi bukankah kita bernafas secara otomatis sudah pasti
angin ada di dalam paru-paru dan organ lainya dengan demikian tubuh kita sudah
ada anginya.
Namun kebanyakan orang percaya begitu saja ketika pusing-pusing atau mual hal ini di akibatkan oleh masuk angin padahal bisa saja akibat mabuk, asam lambung atau yang lainya ini salah satu contoh sugesti negatif.
Contoh yang lain adalah apa hubunganya sakit kepala dengan
musim hujan, secara rasio berpikir hal ini tidak ada hubunganya tetapi ketika
musim hujan gerimis ada saja yang mengatakan sakit kepala atau pening akibat
kena air hujan.
Kedua contoh tadi merupakan kasus dimana
pikiran bawah sadar menyimpan sugesti negative sewaktu masa kanak-kanak dimana
pikiran pada saat itu tidak bisa membedakan mana yang rasio dan tidak.
Pikiran bawah sadar hanya menyimpan dan mengeluarkan apabila kondisi dari luar memungkinkan.
Sugesti adalah sebuah kata-kata yang
mempunyai kekuatan yang luar biasa. Bila anda ingin sukses atau ingin merasakan
bagaimana kekuatan sugesti berperan banyak terhadap pikiran dan tindakan kita,
untuk selalu menghindari kata-kata seperti : saya
tidak bisa, saya tidak mampu, sudah nasib saya, knapa saya begini, kata-kata
ini mengandung sugesti negatife.
Ubahlah kata-kata menjadi lebih positif seperti ini : saya pasti bisa, bila Tuhan berkehendak apa yang tidak mungkin bagi saya, saya lebih tenang saya selalu bahgia dan lain-lain.
Kata-kata yang positif mengandung energi positif bisa anda bayangkan dari
baru lahir sampai usia sekarang berapa juta kita sudah mendengar kata-kata atau
sugesti negative.
Kata-kata sugesti negatif dan positif kita bisa
dapatkan pada bacaan, tontonan, dari teman dekat, orang tua, atau dari orang
yang kita sayangi maka berhati-hatilah...
kata pakar dan ahli agama mengatakan gunakan mata untuk melihat dan
telinga untuk mendengar segala hal-hal yang baik maka pikiran kita juga menjadi
baik.
Lalu ada sebuah pertanyaan bagaimana mungkin saya bisa mengatakan atau berkata –kata bahagia sedangkan hati saya sangat menderita,
jawabanya adalah seberapa kali
anda sudah pernah mencoba dan mempraktekan efek sugesti ini?
Sugesti sama halnya seperti makan cabai yang
pedas, ketika anda memakan cabai tersebut maka pedasnya pasti terasa tetapi
kadar pedasnya cabai berapa persen tergantung seberapa sering anda melatih
kata-kata positif.
Anda boleh mencoba..?
.jpg)